Partipos — Burung kenari merupakan salah satu burung kicau paling populer di Indonesia. Selain memiliki suara merdu, kenari juga terkenal mudah dipelihara dan memiliki nilai jual yang cukup stabil.
Tidak heran jika banyak orang mulai tertarik mencoba beternak kenari dari rumah, baik sebagai hobi maupun sumber penghasilan tambahan.
Bagi pemula, beternak kenari sebenarnya tidak terlalu sulit asalkan memahami dasar-dasarnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas panduan lengkap cara beternak burung kenari untuk pemula di tahun 2026, mulai dari memilih indukan hingga merawat anakan.
Mengapa Memilih Beternak Burung Kenari?
Ada beberapa alasan kenapa kenari cocok untuk pemula:
- Perawatan relatif mudah
- Tidak membutuhkan lahan besar
- Harga jual stabil
- Banyak diminati pecinta burung
- Cepat berkembang biak
- Cocok dijadikan usaha rumahan
Selain itu, burung kenari memiliki banyak jenis dan warna menarik sehingga pasarnya cukup luas.
Memilih Jenis Burung Kenari
Sebelum mulai ternak, penting memilih jenis kenari yang tepat. Beberapa jenis kenari populer di Indonesia antara lain:
1. Kenari Lokal
Jenis ini paling umum dan cocok untuk pemula karena harganya terjangkau serta mudah dirawat.
2. Kenari Yorkshire
Memiliki tubuh besar dan postur elegan. Harga jualnya lebih tinggi dibanding kenari lokal.
3. Kenari F1 dan AF
Merupakan hasil persilangan yang banyak diminati karena suara dan bentuk tubuhnya menarik.
4. Kenari Border
Tubuh kecil namun terkenal aktif dan rajin berkicau.
Untuk pemula, disarankan memulai dari kenari lokal atau F1 agar lebih mudah dipelajari.
Persiapan Kandang Ternak Kenari
Kandang menjadi faktor penting dalam keberhasilan ternak.
Ukuran Kandang Ideal
Ukuran kandang standar untuk sepasang kenari biasanya sekitar:
- Panjang: 40–60 cm
- Lebar: 40 cm
- Tinggi: 40–60 cm
Gunakan kandang berbahan:
- Besi
- Kayu
- Aluminium ringan
Pastikan kandang memiliki ventilasi baik, tempat pakan dan minum, sarang, serta tenggeran yang nyaman.
Memilih Indukan Kenari Berkualitas
Pemilihan indukan sangat menentukan kualitas anakan.
Ciri Kenari Jantan Bagus
- Rajin berkicau
- Lincah
- Nafsu makan baik
- Mata cerah
- Tidak cacat fisik
Ciri Kenari Betina Bagus
- Sehat dan aktif
- Tidak terlalu agresif
- Bulu rapi
- Usia ideal sekitar 8 bulan ke atas
Usahakan membeli indukan dari peternak terpercaya agar kualitasnya terjamin.
Makanan Burung Kenari
Pakan yang baik membuat kenari sehat dan produktif.
Pakan Utama
- Biji kenari
- Millet
- Niger seed
- Canola
Pakan Tambahan
- Telur rebus
- Sayuran hijau
- Jagung muda
- Wortel
Suplemen
Vitamin tambahan bisa diberikan seminggu 1–2 kali untuk menjaga stamina burung.
Cara Menjodohkan Burung Kenari
Menjodohkan kenari tidak boleh terburu-buru.
Langkah Menjodohkan
- Dekatkan kandang jantan dan betina
- Biarkan saling mengenal beberapa hari
- Perhatikan respons keduanya
- Jika sudah akur, satukan dalam kandang ternak
Tanda Kenari Cocok
- Saling mendekat
- Tidak bertengkar
- Jantan rajin berkicau
- Betina mulai membuat sarang
Proses Bertelur dan Mengeram
Setelah berjodoh, betina biasanya mulai bertelur dalam beberapa hari.
Jumlah Telur
Umumnya kenari menghasilkan 3–5 butir telur.
Masa Pengeraman
Sekitar 13–14 hari.
Saat masa pengeraman:
- Hindari gangguan berlebihan
- Jaga kebersihan kandang
- Pastikan pakan selalu tersedia
Perawatan Anakan Kenari
Umur 1–7 Hari
Induk biasanya menyuapi anak secara otomatis.
Umur 2 Minggu
Anakan mulai tumbuh bulu dan lebih aktif.
Umur 1 Bulan
Anakan bisa mulai belajar makan sendiri.
Pada usia sekitar 30–45 hari, anakan biasanya sudah bisa dipisahkan dari induknya.
Kesalahan Pemula Saat Ternak Kenari
1. Kandang Terlalu Sempit
Membuat burung stres dan sulit berkembang biak.
2. Pakan Tidak Seimbang
Burung menjadi kurang sehat dan produktif.
3. Terlalu Sering Memegang Anakan
Bisa membuat induk stres.
4. Tidak Menjaga Kebersihan
Kandang kotor memicu penyakit.
Tips Agar Kenari Cepat Bertelur
- Berikan pakan berkualitas
- Jemur burung pagi hari
- Jaga kebersihan kandang
- Hindari suara bising berlebihan
- Tambahkan extra fooding secukupnya
Peluang Usaha Ternak Kenari di 2026
Di tahun 2026, pasar burung hias masih cukup besar. Kenari tetap menjadi salah satu jenis yang dicari karena mudah dipelihara, cocok untuk pemula, memiliki banyak komunitas pecinta burung, dan bisa dijual secara online.
Harga kenari bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung jenis dan kualitasnya.